Senin, 12 Januari 2015

Jalan – jalan ke Subang dengan sepeda motor bersama sahabat

Awalnya saya bersama keluarga, serta saudara-saudara saya akan pulang kampung ke rumah nenek saya yang terletak di Subang - Jawa barat untuk menghadiri acara pernikahan saudara saya, tetapi saya bersama sepupu saya bernama Dewo memutuskan pergi kesana mengendarai motor berdua, tetapi kurang seru jika hanya berdua, kami pun mengajak teman kita untuk ikut kesana agar makin seru (Touring ceritanya hehehe). Dan akhirnya setelah mengajak beberapa teman dan ternyata... !!!
yang bisa hanya 2 orang saja (-_-) . Sebut saja Eko dan Oki
Tak apalah, daripada kebanyakan kan repot.. iya gak ..?
Commenter : Iyaaaaakkkk (bilang aja gak mau rugi)
Hhmm Oke next ...

Dan akhirnya kami berempat kesana dengan mengendarai motor, 4 orang 2 motor. Mengetahui perjalanan yang sangat jauh dan medan jalanan yang menantang, diantaranya naik turun gunung, belokan mencapai 180 derajat, dan jalur merupakan jalur berbahaya. Mengetahui hal tersebut tidak mengurungkan niat kami untuk kesana, dan saya bersama sepupu saya pun sudah beberapa kali pergi kesana dengan mengendarai motor.
Perjalanan pun di mulai pada pagi hari berkumpul dari jam setengah 6 biar asik jalan pagi-pagi udaranya sejuk tidak panas, ademmmm... Perlengkapan pun sudah di siapkan, meskipun kami kesana menggunakan motor yang kurang greget untuk perjalanan kesana, 1 motor matic dan 1 motor bebek dengan kondisi ukuran ban tidak sesuai standar (Jangan di Tiru broo). yaa yaa apapun adanya kami tetap berangkat.

Memulai perjalanan dari rumah kami yang terletar di daerah Halim, kami berangkat melalui jalur kalimalang. Baru sampai lampu merah pangkalan jati kami berhenti sejenak untuk minum, haduuh baru sebentar jalan (-_-).
Perjalanan pun di lanjutkan, kalimalang, bekasi, kerawang lurus terus hingga tiba di daerah cikampek istrahat sejenak untuk mengisi bensin skaligus istrahat. Perjalanan pun di lanjutkan menuju subang dan jalur yang kami pilih adalah jalur wanayasa, karna jalur tersebut sangat asik untuk di lewati khususnya untuk para club motor, karena selain menyuguhkan peandangan nan indah di sepanjang perjalanan, tapi juga memiliki medan jalur yang menantang, tapi hati-hati jalur ini cukup rawan kecelakaan, selain penerangan yang kurang jalur ini memang hampir tidak ada lampu merahnya karna kondisi jalur yank naik turun belak-belok. Dan pada suatu belokan miring si Eko berbelok terlalu melebar sehingga motor yang ia kendarai bersama oki nyusruk, tetapi syukurlah mereka beruntung karena masih tertahan pepoonan bambu, jika tidak ada bahayanya bisa menuju jurang. Penyebab salah satunya juga karena ban motor yangbukurannya kecil tidak sesuai standar

Sampai memasuki daerah Subang kami pun istrahat sejenak di pinggir jalan, kebetulan pinggirnya itu danau sambil menikmati es kelapa muda.
Perjalanan pun di lanjutkan karena hari sudah sore hehehe,, kebanyakan istrahatnya biasanya kesana hanya 3 jam, ini sampe sore.

Tiba lah memasuki gang menuju rumah nenek tetapi kami berhenti sejenak untuk foto-foto di dalam gang... ? (ini tak seperti yang anda bayangkan), jika di Jakarta masuk gang liat kanan kiri rumah semua, tapi disana perkebunan teh kurang lebih sepanjang 3 km yang jika malm hari hanya menggunakan penerangan kendaraan.

Akhirnya tiba di rumah nenek, kami pun istrhat sejenak. Keluarga dan saudara dari Jakarta sudah sampai duluan karena menggunakan mobil. Setelah Istirtahat dll kami jalan-jalan santai keluar rumah untuk menikmati keindahan di sekitar rumah dengan pemandangan yang masih sangat asri. Malam hari waktunya tidur karna esok pagi acara pernikahan saudara di mulai.


Keesokan harinya kami menghadiri acara pernikahan saudara (sepupu) yang terletak tidak jauh dari rumah nenek, setelah selesai acara kami berempat di tugaskan pergi ke kebun untuk memanen buah nanas untuk di bawa pulang ke Jakarta sebagai oleh-oleh. Kami pun berangkat ke kebun yang agak seperti hutan dan berbentuk bukit.
Tiba disana ternyata tepat sekali kita kesana karna buah nanas lagi panen dan banyak yang berbuah meskipun ada yang busuk karena di makan kalelawar, tetapi masih banyuak yang utuh dan jenis nanas tersebut adalah nanas madu yang sangat terkenal manis dan merupakan khas Subang. Kami pun semangat sekali memetiknya sambil mencicipi langsung disana hehehe, hasilnya kami mendapatkan 1 karung penuh dan di bawa ke rumah nenek.
Setelah kembali ke rumah nenek dengan membawakan hasil, kami pun istirahat dan bercanda gurau bersama, dan esokan harinya kami harus kembali ke jakarta.

Ke esokan harinya setelah persiapan dan pamit kepada nenek dan saudara-saudara saya yang ada disana, kami pulang ke Jakarta tetapi mampir dulu ke tempat rekreasi Tangkupan perahu yang memang lokasinya cukup dekat dari rumah nenek.
Setibanya disana kami wara-wiri menikmati pemandangan Tangkupan Perahu yang indah dengan pemandangan kawah yang bagus, hamparan bebatuan putih, bau blerang yang menyengat, dan udara yang dingin dan sejuk.

Setelah jalan-jalan, foto-foto, dll disana, kami melanjutkan perjalanan pulang ke Jakarta tetapi mampir dulu untuk mengisi perut dengan makan bakso heheehee setelah itu baru lah kami pulang ke Jakarta dan alhamdulillah tiba di rumah dalam keadaan selamat.


Itulah cerita pengalaman saya bersama sahabat, ya selain berbagi cerita dan pengalaman, semoga dapat memberikan referensi dan manfaat bagi pembaca.

1 komentar:

  1. ion titanium hair color - ITIAN ART TINY
    The color of the habanero race tech titanium pepper, 2016 ford fusion energi titanium also known as 2014 ford focus titanium hatchback the Habanero, gold titanium or “Habanero,” is the result of a chemical reaction with a chemical called capsaicin. titanium easy flux 125 amp welder

    BalasHapus